Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pejelasan Cara Mengetahui Umur Fosil Dan Benda-Benda Purbakala

Cara Mengetahui Umur Fosil Dan Benda-Benda Purbakala -  Jalan-jalan ke museum pastinya lihat peninggalan bersejarah (benda purbakala). Tapi pernah nggak sih kalian perhatikan bahwa, hampir semua benda-benda purba tersebut memiliki keterangan umur atau usia. Kita semua pasti berfikir bahwa yang memberikan keterangan tersebut adalah seorang ilmuan atau peneliti. Yah betul juga jika kalian beranggapan seperti itu.

Tapi bagaimana cara ilmuan mengetahui umur fosil atau benda-benda purbakala tersebut yang padahal jelas-jelas dia belum hidup di masa itu, atau kah mungkin mereka hanya asal tebak saja, hanya supaya keterangan tahun di deskripsi benda tersebut tidak kosong.

Pejelasan Cara Mengetahui Umur Fosil Dan Benda-Benda Purbakala

Ternyata untuk menentukan umur benda purbakala tidak lah asal tebak saja namun hal tersebut bisa dilakukan secara ILMIAH dengan tekhnik DATING (penanggalan). Teknik dating benda purba kala terbagi menjadi dua yaitu, RELATIVE DATING dan ABSOLUTE DATING.

Dengan Relative Dating peneliti bisa membandingkan aneka periode sejarah, misalnya dari prinsip perbedaan lapisan tanah, dengan bantuan ilmu geologi kita bisa memperkirakan umur benda purba berdasarkan letaknya di suatu lapisan tanah. Cara ini tidak terlalu efektif karena umur fosil atau benda purba yang di berikan tidak terlalu spesifik.

Untuk mengetahui umur benda purba atau fosil secara spesifik dapat di gunakan teknik yang satunya lagi yaitu Absolute Dating, dengan cara menyatukan Arkeologi dengan Ilmu Kimia. Absolute Dating ini sebenarnya memiliki beberapa jenis, salah satunya yang paling populer adalah CARBON DATING / RADIOCARBON.

Bagaimana cara kerjanya? simak penjelasannya berikut ini.

Oke pertama kita mulai dari yang paling dasar. Segala hal di Alam semesta ini terdiri dari materi yang sangat kecil yang bernama ATOM. Ada satu jenis atom yang pasti di miliki semua makhluk hidup yaitu ATOM CARBON (C). Atom Carbon ini terdiri dari dua bersaudara yang di sebut ISOTOP. Nah, untuk belajar CARBON DATING kita harus paham dulu dengan Carbon-12 dan Carbon-14.

Carbon-12 adalah Isotop Carbon yang paling sering di temui di alam semesta. Sementara Carbon-14 tercipta setiap hari saat sinar Cosmic menerobos masuk ke Atmosfer bumi kemudian mengenai unsur Atom terbanyak di udara yaitu NITROGEN (N).

Setiap hari Carbon-12 dan Carbon-14 di serap tumbuhan melalui proses fotosintesis. Dan tumbuhan inilah yang nantinya di makan oleh makhluk hidup termasuk manusia. Nah, saat makhluk hidup mati hal unik terjadi, Jumlah Carbon-14 dalam tubuh makhluk hidup akan mulai berkurang, hal ini disebabkan karena Carbon-14 bersifat RADIOACTIVE (Tidak Stabil) supaya bisa stabil Carbon-14 akan mengalami peluruhan kembali menjadi atom asalnya. Berbeda dengan Carbon-12 yang jumlahnya tidak berubah.

Bagaimana cara Carbon-14 meluruh?

Faktanya bahwa semua atom Radioactive memiliki masa paruh, yaitu waktu yang di butuhkan atom untuk meluruh setengahnya. Untuk Carbon-14 sendiri memiliki waktu paruh yaitu 5730 tahun. Jadi dalam 5730 tahun jumlah Carbon-14 dalam spesimen akan berkurang separuhnya, dan akan berkurang lagi separuhnya dalam 5730 tahun selanjutnya.

Untuk mengukur jumlah Carbon-12 dan Carbon-14  dalam suatu spesimen di gunakan alat yang canggih yaitu MASS SPECTROMETER. Dengan menghitung perbandingan rasio kedua Carbon di spesimen dan di Alam, tambah waktu paruh dalam hitungan yang sangat ribet dan memusingkan, maka kita bisa mengetahui umur spesimen dari ribuan tahun lalu. Carbon Dating ini hanya bisa di gunakan untuk spesimen yang mati kurang dari 50.000 tahun lalu. Tapi untuk menghitung umur suatu spesimen yang mati lebih dari 50.000 tahun seperti Dinosaurus bisa di gunakan atom lain seperti POTASSIUM dan ARGON yang waktu paruhnya lebih lama yaitu 1,26 miliar tahun.

Nah, itulah sedikit penjelasan bagaimana cara untuk mengetahui umur fosil atau benda-benda purbakala. Semoga ulasan diatas dapat menambah wawasan/pengetahuan dari para pembaca di blog ini yang semoga dalam keadaan sehat aman sentosa. Terimakasih atas perhatiannya dan sampai jumpa lagi dipostingan artikel mendatang.

1 komentar untuk "Pejelasan Cara Mengetahui Umur Fosil Dan Benda-Benda Purbakala "

Berkomentarlah dengan baik dan sopan.