Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Mahkamah Internasional (MI) Dan 4 Tugas Pokok Mahkamah Internasional

Pengertian Mahkamah Internasional (MI) Dan 4 Tugas Pokok Mahkamah Internasional

Pengertian Mahkamah Internasional

Apa itu pengertian dari mahkamah internasional? Mahkamah Internasional (International Court of Justice) adalah badan perlengkapan PBB yang didirikan pada tahun 1945 yang berkedudukan di Den Haag (Belanda). Dan untuk anggota dari mahkamah internasional yaitu terdiri atas ahli hukum dari tiap penjuru negara anggota PBB. Dan untuk masa jabatan menjadi mahkamah internasional yaitu adalah dalam kurun waktu 9 tahun, sedangkan untuk tugas dari makahmah internasional itu sendiri adalah memberikan saran dan juga pendapat kepada dewan keamanan dan majelis umum bila memang diperlukan untuk menyelesaikan perkara yang terjadi antar negera yang berselisih.

Mahkamah agung internasional merupakan mahkamah pengadilan tertinggi diseluruh dunia. Mahkamah internasional terdiri atas 15 orang hakim yang dipilih dari 15 negara berdasarkan kecakapannya dalam hukum. Dan diantara ke 15 hakim tersebut tidak diperbolehkan berasal dari warga negara yang sama, jadi harus berasal dari negara yang berbeda-beda. Dan untuk susunan hakim mahkamah internasional mengacu berdasarkan pada pengelompokkan regional yang berlaku di PBB yaitu Asia, Afrika, Eropa Barat, Eropa Timur, Amerika Latin dan Karibia, serta negara barat lainnya.


Untuk saat ini di tahun 2019 terdapat 4 orang hakim yang berasal dari negara kawasan asia yang menjabat sebagai mahkamah internasional yaitu Jepang, Tiongkok, India dan Lebanon. Dan jika meninjau dari sejarahnya, hingga saat ini belum pernah ada perwakilan dari Indonesia yang pernah menjabat sebagai mahkamah internasional.

Dan dalam pelaksanaannya dalam mengadili suatu perkara antar negara, Mahkamah internasional berpedomann pada perjanjian-perjanjian internasional (traktat-traktat dan kebiasaan internasional) sebagai sumber-sumber hukum. Keputusan mahkamah internasional merupakan keputusan terakhir walaupun dapat dimintakan banding nantinya. Dan berikut ini 4 tugas pokok dari mahkamah internasional.

Tugas-tugas pokok mahkamah internasional adalah mencangkup hal-hal berikut ini.

  1. Memeriksa perselisihan atau sengketa antara negara-negara anggota PBB yang diserahkan kepada mahkamah internasional.
  2. Memberi pendapat kepada majelis umum tentang penyelesaian sengketa umum yang terjadi diantara negara-negara yang tergabung kedalam anggota PBB.
  3. Menganjurkan dewan keamanan PBB untuk bertindak terhadap salah satu pihak yang mehiraukan keputusan mahkamah internasional.
  4. Memberi nasehat tentang persoalan hukum kepada majelis umum dan dewan keamanan.

Oke, demikianlah postingan artikel pada kesempatan kali ini tentang pengertian dan tugas pokok mahkamah internasional. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan dari para pembaca. Terimakasih banyak.

Posting Komentar untuk "Pengertian Mahkamah Internasional (MI) Dan 4 Tugas Pokok Mahkamah Internasional "