Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10+ Pengertian Pendidikan Jasmani (Penjasorkes) Menurut Para Ahli Lengkap Terbaru [Update]

pengertian pendidikan jasmani menurut para ahli

Pada kesempatan kali ini saya membagikan tentang pengertian pendidikan jasmani (penjasorkes) menurut para ahli. Nah perlu Anda ketahui terlebih dahulu bahwa singkatan dari penjasorkes ialah pendidikan jasmani, rohani dan kesehatan.

Dari pada penasaran mending langsung saja yuk simak dibawah ini.

Pengertian Penjasorkes menurut Para Ahli

1. Menurut Nixon and Cozens (1963:51)

mengemukakan bahwa pendidikan jasmani didefinisikan sebagai fase dari seluruh proses pendidikan yang berhubungan dengan aktivitas dan respons otot yang giat dan berkaitan dengan perubahan yang dihasilkan individu dari respons tersebut.

2. Menurut Cholik Mutohir (1992)

Olahraga adalah proses sistematik yang berupa segala kegiatan atau usaha yang dapat mendorong mengembangkan, dan membina potensi-potensi jasmaniah dan rohaniah seseorang sebagai perorangan atau anggota masyarakat dalam bentuk permainan, perlombaan/ pertandingan, dan kegiatan jasmani yang intensif untuk memperoleh rekreasi, kemenangan, dan prestasi puncak dalam rangka pembentukan manusia Indonesia seutuhnya yang berkualitas berdasarkan Pancasila.

3. Menurut Bucher (1979)

Mengemukakan pendidikan jasmani merupakan bagian integral dari suatu proses pendidikan secara keseluruhan, adalah proses pendidikan melalui kegiatan fisik yang dipilih untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan organik, neuromuskuler, interperatif, sosial, dan emosional.

4. Dauer dan Pangrazi (1989:1)

mengemukakan bahwa pendidikan jasmani adalah fase dari program pendidikan keseluruhan yang memberikan kontribusi, terutama melalui pengalaman gerak, untuk pertumbuhan dan perkembangan secara utuh untuk tiap anak. Pendidikan jasmani didefinisikan sebagai pendidikan dan melalui gerak dan harus dilaksanakan dengan cara-cara yang tepat agar memiliki makna bagi anak. Pendidikan jasmani merupakan program pembelajaran yang memberikan perhatian yang proporsional dan memadai pada domain-domain pembelajaran, yaitu psikomotor, kognitif, dan afektif.

5. Ateng (1993)

mengemukakan; pendidikan jasmani merupakan bagian integral dari pendidikan secara keseluruhan melalui berbagai kegiatan jasmani yang bertujuan mengembangkan secara organik, neuromuskuler, intelektual dan emosional.

6. Barrow

mendefinisikan pendidikan jasmani sebagai pendidikan melalui aktivitas gerak manusia di mana banyak dari tujuan pendidikan yang dicapai melalui kegiatan otot besar yang melibatkan olahraga, permainan, senam, tari dan latihan.

7. Jesse Feiring Williams (1999)

pendidikan jasmani adalah sejumlah aktivitas jasmani manusiawi yang terpilih sehingga dilaksanakan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

8. Abdul Kadir Ateng

menjelaskan bahwa pendidikan jasmani merupakan bagian integral dari pendidikan secara keseluruhan melalui berbagai kegiatan jasmani yang bertujuan mengembangkan secara organik, neuromuskuler, intelektual dan emosional.

9. Central Advisory Board of Physical Education & Recreation

mendefinisikan pendidikan jasmani sebagai pendidikan melalui aktivitas fisik untuk pengembangan total kepribadian anak untuk keutuhan dan kesempurnaan tubuh, pikiran dan jiwa.

10. Jackson R. Sharman

menyatakan bahwa pendidikan jasmani adalah bagian dari pendidikan yang berlangsung melalui kegiatan yang melibatkan mekanisme motorik tubuh manusia yang menghasilkan pola perilaku individu.

11. Charles A. Bucher

mengemukakan bahwa pendidikan jasmani merupakan bagian integral dari suatu proses pendidikan secara keseluruhan melalui kegiatan fisik yang dipilih untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan organik, neuromuskuler, interperatif, sosial, dan emosional.

Penutup

Itulah kumpulan pengertian penjasorkes menurut para ahli. Semoga bermanfaat untuk Adek-adek ya. Sekian dan terimakasih.

Posting Komentar untuk "10+ Pengertian Pendidikan Jasmani (Penjasorkes) Menurut Para Ahli Lengkap Terbaru [Update]"